WELCOME

Welcome.... This is our blog DPMFE Universitas Tarumanagara.. you will get a lot of information about us from this blog.. happy scrolling and happy reading.. :))

Jumat, 08 Mei 2009

BIG DAY

Tanggal 7 May adalah hari penentuan Ketua Umum DPMFE yang baru.. Siapakah the next chairman yang bakal membawa DPMFE ke jenjang yang lebih baik lagi?? Dan rasa penasaran kita terjawab sudah.. setelah lebih dari satu jam penghitungan suara dilakukan (oleh Ketua Umum DPMFE 2008-2009 dan beberapa perwakilan dari lembaga kemahasiswaan lainnya serta ada lima counter yang bertugas menghitung jumlah suara) Erik Jamipitra, caketum no.2, terpilih menjadi ketua umum DPMFE thn 2009-2010.

Tiffanie, mantan ketua tim ahli DPMFE 2008-2009 pun tak mampu lagi menahan haru. Setelah Erik, selaku ketua umum DPMFE yang baru memberikan speech-nya, para BPH lama pun saling berpelukan. Tangis tak mampu dibendung lagi.








Mungkin..ketika kalian membaca artikel ini, kalian juga merasa haru..mungkin juga tidak. Namun, dibalik kisah haru diatas, ada moment yang "merusak" moment haru tersebut. Jadi, ketika para BPH saling berpelukan dan rasanya enggan melepas para senior dan menamakan mereka "alumni", ada orang luar yang melihat fenomena tangis2an dan peluk2an itu.. Orang itu pun menepuk pundak salah atu BPH dan bertanya, "Ini acara apa yah??". Wajahnya bingung tak karuan.. Dan bahkan ketika sang BPH sudah menjawab bahwa itu adalah acara pemilihan ketua umum yang baru, si penanya hanya bisa mengangguk tak berdaya. Wajahnya masih penuh tanda tanya, seperti mahasiswa FE Universitas Tarumanagara yang sedang belajar Inter 2!!

Anyway, congratulation for Erik Jamipitra as a new chairman, all best wishes for DPMFE..

"There is nothing worth the wear of winning, but laughter and the love of friends"-Hillaire Belloc


"Truly great friends are hard to find, difficult to leave, and impossible to forget"-G. Randolf


-M.J-



Minggu, 26 April 2009

Sumpah Pemuda


Sumpah Pemuda merupakan sumpah setia hasil rumusan Kerapatan Pemoeda-Pemoedi Indonesia atau dikenal dengan Kongres Pemuda II, dibacakan pada28 Oktober 1928. Tanggal ini kemudian diperingati sebagai "Hari Sumpah Pemuda".

Sumpah Pemuda versi orisinal :

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan yang disempurnakan :

Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Pada tahu ngga dimana dibacakannya Sumpah Pemuda??

Tempatnya adalah:

Bangunan di Jalan Kramat Raya 106, tempat dibacakannya Sumpah Pemuda, adalah sebuah rumah pondokan untuk pelajar dan mahasiswa milik Sie Kok Liong .

Gedung Kramat 106 sempat dipugar Pemda DKI Jakarta 3 April - 20 Mei 1973 dan diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada 20 Mei 1973 sebagai Gedung Sumpah Pemuda. Gedung ini kembali diresmikan oleh Presiden pada 20 Mei 1974. Dalam perjalanan sejarah, Gedung Sumpah Pemuda pernah dikelola Pemda DKI Jakarta, dan saat ini dikelola Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.

Jadi dengan adanya Sumpah Pemuda mari teman teman semuanya memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda.,

- A.R-




Minggu, 19 April 2009

Mata Hati

Ini cerita tentang sepasang kekasih yang sudah menjalin cinta bertahun-tahun lamanya..

Banyak komentar tentang pasangan ini. Ada yang berkata bahwa mereka adalah the next "Romeo and Juliette". Ada juga yang berkata bahwa mereka takkan terpisahkan! Namun..ada satu komentar yang paling menggambarkan cinta mereka, "Their love is seems perfect beyond their unperfect physics". Yup! Keadaan fisik mereka emang ga sempurna. Sang wanita..sebut saja Rana adalah seorang tunanetra. Ia buta sejak lahir. Sang pria, let's say Rama, secara fisik..ia sempurna! Tanpa cacat sedikit pun..

Rama tidak pernah menyesali keadaan tersebut. Begitu besar cintanya untuk sang kekasih. He would give the world for her because to him, she's mean the world.


Sampai suatu ketika, mereka nge-date di tempat favorite mereka..
Seperti biasa, obrolan mereka ngalor ngidul.. Mereka bisa ngobrol tentang apa aja!

Sampai di malam hari, di dalam mobil, tepat di depan rumah Rana..


"I love you so much babe.. Would u marry me??", kata Rama

Rana pun terdiam dan kemudian menangis sambil menutup wajahnya.. Rama panik, tidak mengerti mengapa kekasihnya tiba2 histeris seperti itu.. Sambil memeluknya, Rama menunggu emosi Rana mereda dan terus berusaha menenangkannya..



Ketika emosi Rana mereda, sambil menangis ia berkata pelan, "Aku ga bakal bisa jadi istri yang baik buat kamu dengan kecatatanku. Kamu terlalu baik buat aku. Aku baru mau menikah kalo aku udah bisa ngliat. Aku mau tampil sempurna buat kamu. Kita tunggu sampai aku dapat donor kornea yang pas, baru kita menikah!". Padahal menurut Rama, Rana sudah sangat sempurna.

Singkat cerita, ada donor kornea yang pas untuk Rana, mereka sangat senang!

Setelah menjalani operasi yang cukup menegangkan, Rana akhirnya bisa melihat. Namun, ia kecewa.. Ia kecewa melihat Rama, yang selama ini menemani hari-harinya adalah seorang tunanetra.. Semenjak itu mereka sering cek-cok, dan akhirnya Rana membatalkan pertunangan mereka.

"Aku bilang aku mau pernikahan yang sempurna!! Dulu aku ga mau nikah karna aku buta, sekarang aku juga ga mau, karena kamu buta!! And guess what?! I think we're done!!". Itulah kata-kata terakhir Rana yang mencabik-cabik perasaan Rama.

Rama begitu terpukul..merasa tersakiti dan terkhianati. Dan akhirnya, Rama memutuskan pergi, menjauh sebisa mungkin..dari segala kenangan indah di kota itu.


Malam naas itu pun terjadi..taxi yang membawa Rama mengalami kecelakaan hebat. Mobilnya terguling dan terhempas puluhan meter. Rama sekarat!

Di rumah sakit, isak tangis sanak keluarga dan sahabat Rama terdengar dari lorong-lorong rumah sakit yang sepi itu. Banyak selang-selang yang keluar masuk tubuh Rama. Dia masih tak sadar sampai ia mangigau memanggil Rana.

Saat itu juga, Dona, kakak Rama langsung menelpon Rana, memohonnya untuk datang.

Singkat cerita, Rana sampai di Rumah Sakit dan tanpa pikir panjang ia berlari memasuki ruang ICU, menerobos semua pandangan sinis sahabat-sahabat Rama yang tertuju padanya. Dia tidak peduli dengan ekspresi itu kecuali wajah dr. Rinda yang terlihat pasrah.

Di Ruangan dingin itu, Rana menggenggam tangan Rama. Ia menangis di atas dada Rama sambil berkata, "Maafin aku! Maaf banget..". Rama dengan susah payah berusaha menjawab, "Aku mencintaimu..selamanya.. Jaga baik-baik dirimu dan mataku!". Sesaat Rana terkejut, terdiam, dan kemudian menangis kembali..tersadar bahwa pria yang telah begitu baik itu, telah tiada dipelukannya..




"Terkadang, orang buta justru memiliki indra pengelihatan lebih baik. Karena mereka melihat dengan mata hati.. Open your heart, and see around! You will amazed.."

M.J